• Breen Gormsen posted an update 1 week, 5 days ago

    Arti ayat Quran perihal manusia memiliki perbedaan sekiranya dibandingi dengan pendapat para pakar di dunia. Hakikat manusia yakni semata makhluk materi. Anggapan tersebut ialah yang diucapkan oleh para pakar antropologi yang menganut filsafat material. Manusia tersusun dari bahan-bahan material dari dunia anorgani. Spesialis Biologi yang menganut filsafat yang sama beranggapan pula bahwa manusia yaitu badan yang hidup.

    Meski spesialis antropologi yang menganut filsafat idealisme menganggap bahwa manusia ialah makhluk yang mempunyai kehidupan spiritual intelektual intrinsik yang tak tergantung terhadap materi. Pelbagai pandangan hal yang demikian nampaknya hanya sebatas pada satu ilmu yang ditekuninya sehingga belum dapat menandakan manusia secara holistik.

    Pada pembahasan kali ini kita akan membahas arti ayat Quran tentang manusia, yang akan menandakan seperti apa seputar manusia sehingga bisa menambah pengetahuan bagi kita seluruh. Dalam Alquran manusia memiliki beraneka sebutan dan bagaimanapun tiap-tiap sebutannya memiliki arti dan kekhususan di dalamnya, hal ini sebab Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan terhadap Nabi Muhammad saw yang mempunyai skor kesusastraan yang benar-benar tinggi.

    Karena tingkat bahasa yang diaplikasikan itulah maka tiap aspek pemilihan kata yang digunakan pastinya mempunyai fungsi yang tertentu pula. Biasanya konteks bahasa yang dipakai Alquran digunakan untuk memberi info baik bagi kaum beriman dan melemahkan argumen dan keyakinan kaum-kaum kafir. Dalam Alquran, manusia disebutkan hingga pada 169 ayat memakai kata an-nas. Penyebutan manusia dengan pelbagai kata pada Alquran sendiri pastinya mempunyai maksud dan tujuan tertentu dari Allah swt.
    Good Threads llc kata an-nas sebagai penyebutan manusia dalam Alquran secara garis besar mempunyai beberapa fungsi.

    Fungsi yang pertama yaitu untuk memerintahkan manusia menjalin kekerabatan sosial. Instruksi Allah menerapkan diksi An-nas ini terdapat dalam surat An-Nisa ayat 1. Di dalam ayat tersebut lafadz an-nas digunakan di tengah ayat ditujukkan untuk bermuamalah dengan sesama manusia yang merupakan ciri dari kekerabatan sosial. Fungsi yang kedua yakni memerintahkan manusia untuk beribadah seperti ditunjukkan dalam surat Al Baqarah ayat 21. Lafadz an-nas yang terdapat dalam surat hal yang demikian disertai dengan instruksi menyembah yang adalah sebuah perwujudan dari ibadah.

    Fungsi yang ketiga terdapat dalam surat an-nas ayat 1 hingga 2 dimana dalam kedua ayat ini manusia diperintahkan untuk tunduk dan patuh terhadap Allah dan tidak menduakan-Nya. Kemudian fungsi yang keempat penerapan kata an-nas dialamatkan untuk menakut-nakuti (tahdid). Fungsi yang keempat ini mengacu pada surat Tahrim ayat 6, dimana manusia diperintahkan selalu menjaga keimanannya sehingga terhindar dari azab api neraka yang mengerikan. Sejumlah makna pemakaian lafadz an-nas tersebut dirangkum dari mencermati arti ayat Quran yang merujuknya. Melainkan dibutuhkan tafsir yang lebih luas lagi untuk mengetahu penjabaran yang lebih terang.